DOA NABI YUNUS / DZUN NUN


Oleh: Ustad Faisal Al-Fikri

Assaalamu’alaikum Wr Wb.
Berikut kisah Dzun Nun atau Nabi Yunus AS didalam Al-Qur’an :

Bismillahirrohmaanirrohim
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
“Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul” (QS. Asshaafat : 139).

إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
“(ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan”, (QS. Ash-shaafat : 140).
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ
“kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian”.(QS. Ash-shaafat : 141).
فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ
“Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela”. (QS. Ash-shaafat : 142).
فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ
Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, (QS. Ash-shaafat : 143)
لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
“niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit”. (QS. Ash-shaafat : 144)
۞ فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ سَقِيمٌ
“Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit”. (QS. Ash-shaafat : 145)
وَأَنبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ
“Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu”. (QS. Ash-shaafat : 146)
وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَىٰ مِائَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ
“Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih”. (QS. Ash-shaafat : 147)
فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَىٰ حِينٍ
“Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu”. (QS. Ash-shaafat : 148)

فَلَوْلَا كَانَتْ قَرْيَةٌ آمَنَتْ فَنَفَعَهَا إِيمَانُهَا إِلَّا قَوْمَ يُونُسَ لَمَّا آمَنُوا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَىٰ حِينٍ
“Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.” (QS. Yunus : 98).

وَذَا النُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”. (QS. Al-Anbiya : 87).

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَٰلِكَ نُنجِي الْمُؤْمِنِينَ
“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman”. (QS. Al-Anbiya : 88).

Shadaqallahul azhiimDari kesimpulan ayat-ayat Al-Qur’an diatas ialah dahulu ada seorang Nabi yang bernama yunus atau dzun nun seorang hamba Allah yang diutus kepada kaumnya yang kafir, namun sedemikian usaha nabi, tidaklah sangat berbuah hasil melainkan hanya sedikit saja yang mau ikut beriman. Dimana suatu ketika Nabi Yunus as berinisiatif sendiri dalam keadaan emosi tanpa turun wahyu dari Allah SWT sang nabi mengambil keputusan bahwa kaumnya sudah pasti celaka terkena azab Allah SWT karena mereka tidak juga mau beriman, maka Sang Nabi pergi dari mereka tanpa perintah dari Allah SWT, disinilah perbuatan seorang Nabi Yunus dari kesalahannya sehingga Allah SWT memberi cobaanNya kepada sang Nabi dengan masuk kedalam perut ikan paus, didalam cerita Al-Qur’an sang Nabi pergi meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah karena watak kaumnya cukup keras untuk diajak beriman, sampailah ke pelabuhan dan hendak mengarungi kapal, didalam kapal belayar ditengah lautan, maka siasat Allah SWT berjalanlah untuk memberi cobaan kepada sang Nabi yang memiliki kesalahan, akan tetapi sang nabi sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya salah (meninggalkan kaumnya sebelum perintah Allah SWT).

Maka sampailah dirinya tertelan didalam perut ikan, yang sangat gelap dan sesak yang penuh kedukaan dan kerisauan, beliau tersadar bahwa Allah SWT sedang memberikan ujian dan cobaan.

Dengan harapan dan memohon ampunan dari kesalahannya dan sambil berdzikir sambil menangis beliau mendzikirkan “Laa ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minazh-zholimin: yang artinya: “Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah termasuk orang yang zalim”.

Amalan dzikir sang Nabi sebenarnya ialah Laa ilaha ilallaah dengan Subhanallah, yang artinya Tiada Tuhan Selain Allah dan Maha Suci Allah.

Pagi dan petang beliau selalu berdzikir dalam mengingat Allah SWT, Sehingga sampai beliau berada didalam perut ikan, terhamparlah amalan dzikirnya menjadi berdoa yang dengan penuh makrifat.

Karena sadar atas kesalahannya sang Nabi sangat malu kepada Allah SWT, sampai sampai rasa malu itu, malu untuk menyebut asma Nya, namun disisi lain rasa malu pun juga tidak dapat menolong dirinya, hanya bertaubatlah yang dapat menyelamatkannya, dengan rasa malu dan penuh penyesalan maka terhamparlah amalan yang telah berisi didalam dadanya.

Laa ilaha ila Anta : “Tiada Tuhan Selain Engkau” (Allah SWT)
Subhanaka : “Maha suci Engkau” ( Allah SWT )
Inni kuntu minazh-zholimin : “Sesungguhnya aku adalah termasuk orang yang dzolim”.

Kalimah itu keluar dari lubuk hatinya yang terucap di mulut sebagai bentuk rasa yang tidak di buat-buat, Lalu sang Nabi diberikan ampunan kepada Allah SWT, karena beliau ialah termasuk orang yang banyak mengingat Allah SWT seperi firmanNya didalam surah asshaafat berikut :
فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ
“Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah”. (QS. Ash-shaafat : 143).


DOA DZUN NUN
Laa ilaha illa anta, Subhanaka, inni kuntu minazh-zholimin

Adapun cerita didalam Al-Qur’an ialah sebagai pelajaran bagi ulil albab (orang yang berakal). Maka mari kita pegang Al-Qur’an yaitu dengan mempelajari isinya yaitu bagi kita yang di landa musibah, hidup sulit, sedang menghadapi masalah, di zholimi orang, telah melakukan kesalahan sehingga ingin taubat kita diterimaNya maupun dalam hajat-hajat yang lain, mari kita gunakan serta bermakrifat didalamNya.

Tata cara riyadhohnya :
1. Ambillah waktu yang senggang dari kesibukan, lebih afdhol waktu sepi yaitu tengah malam.
2. Ambillah situasi tersebut didalam gelap (ruang gelap) sebagaimana syariatnya pada cerita Nabi Yunus as yang berada didalam perut ikan yang gelap dan penuh pengharapan.
3. Lalu Sholat Hajad 2 rakaat, dan duduk tenanglah sambil berdzikir doa dzun nun diatas.
4. Sebelum berdzikir berdoalah dengan khusyuk, Doa didalam permasalahan anda.
“Yaa Allah, keluarkanlah hamba dari permasalahan ini, dan ampunilah hamba sebagaimana engkau mengeluarkan dan mengampuni nabiMu yang berada didalam perut ikan”.

DOA INGIN MELIHAT ALAM JIN (Alamul Ghuyub).
“Yaa Allah, tampakanlah kepada hamba apa yang tidak hamba lihat, akan tetapi mereka ( Jin ) dapat melihat, karena hamba masih bodoh dalam hal ini, dan kabulkanlah doa hamba sebagaimana Engkau mengabulkan nabiMu yang sedang berada didalam perut ikan”.

DOA INGIN KELUAR DARI KEBODOHAN ATAU KESEMPETIAN HATI DAN SEBAGAINYA.
“Yaa Allah , keluarkanlah hamba dari kebodohan, sehingga hamba memahami apa yang telah Engkau beri petunjuk, sebagaimana Engkau mengeluarkan dan memberi petunjuk kepada nabiMu yang berada didalam perut ikan”.

5. Selepas berdoa, langsung tujukan hati kepada makna kalimah-kalimahNya yaitu
“Tiada tuhan selain Engkau, Maha suci Engkau, SesungguhNya aku adalah termasuk orang orang yang zholim”.

Sedangkan mulut mengucap kalimahNya yaitu : Laa ilahailla anta, Subhanaka, Inni kuntu minnazh-zholimin.

Usahakan ucapan dimulut dan di hati bersatu, walaupun dimulut atau lisan berbahasa arab dan di hati makna dari bahasa arab tersebut, Dzikirkan sebanyak-banyaknya tanpa terpikir hitungan, terpikir pikiran apapun. Cukup hanya kalimah-kalimah Allah tersebut yang perlu di fokuskan, insya Allah Qobul.

Barokallah Fik, Semoga Bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr, Wb.
Setiap orang pernah atau pasti berDoa kepada Allah, apalagi di Bulan Ramadhan bulan suci umat islam sangat dianjurkan sekali kita sering berdoa dengan penuh harap agar doa cepat dikabulkan Allah swt.. Aamiin. Adapun Hikmah mengucap aamin setelah doa dipanjatkan diucapkan berarti kita meminta dengan sungguh-sungguh kepada Allah dengan penuh harap untuk mengabulkan doa yang kita panjatkan tersebut. Selain itu Faedah mengucapkan Aamiin sanga luar biasa bila kita lakukan sesua dengan ketentuaannya.


Faidah  Mengucap Kata Aamiin Saat Shalat Berjama’ah kita laksanakan dapat pelebur dosa.


• Kapankah aamiin sebaiknya keluar dari mulut kita?
Hasil diskusi para ulama-ulama yang membahas mengenai kata aamian menyimpulkan bahwa sebaiknya kita mengucap aamian sesaat setelah surat al-Fatihah selesai dibacakan oleh imam shalat.

• Kapankah mengucapkan aamiin? Sesudah imam atau sebelum?
Untuk mendapatkan hasil terbaik dari kata aamiin, satu kata untuk pelebur dosa, kta sebaiknya menunggu imam memulainya, seperti yang ada dalam hadits dimana saat imam mulai bersiap untuk mengucap aamiin, ma’mum shalat juga bersiap-siap agar ucapannya bisa menjadi lebih harmonis.

• Apakah pengucapan aamiin boleh mendahului imam?
Jika kita ingin mendapatkan keutamaan besar dari kata-kata aamiin, kita dilarang untuk mendahului imam ataupun selesai lebih dahulu.

• Dosa jenis apa saja yang dihilangkan?
Memang tidak dijelaskan secara detil dosa macam apa yang akan dihapuskan, tapi para ulama setuju bahwa yang dimaksudkan pada hadits di atas adalah secara umum, yang berarti bukan hanya dosa kecil yang dihapus melainkan juga dosa yang besar. Meski begitu, masih ada beberapa debat mengenainya.

• Apa maksud bersamaan pada hadits tadi?
Bersamaan disini bisa bermaksud bersamaan waktu, atau bersamaan sifat dimana manusia akan menjadi seperti malaikat yang merendahkan diri saat berdo’a.

• Siapa saja malaikat yang turut mengucap aamiin?
Ada beberapa perdebatan mengenai malaikat mana yang ikut mengucap, tapi mayoritas ulama memilih untuk menggunakan malaikat yang mengikuti shalat berjamaah. Karena hanya dari itu lah mereka bisa ikut mengucap aamiin, satu kata untuk pelebur dosa.

 “AAMIIN” (alif dan mim nya sama-sama dipanjangkan), artinya YA TUHAN, KABULKANLAH DOA KAMI

Barang Siapa Mengucapkan Aamiin

Riwayat Hadits dari Anas bin Malik,bahwa Nabi Muhammad saw bersabda : " Perhatikanlah ketika

Nabi Musa a.s munajat kepada ALLAH swt. Lalu ALLAH swt berfirman : " Hai Musa,kelak Aku akan berikan kapada Umat Muhammad saw 4 Huruf :

1. Huruf Pertama dari Kitab Taurat,
2. Huruf Kedua dari Kitab Zabur,
3. Huruf Ketiga dari Kitab Injil,
4. Huruf Keempat dari Kitab Al-Qur'an.

Lalu Nabi Musa bertanya : " Ya Tuhanku,Huruf apakah yang 4 macam itu ?" dan ALLAH swt menjawab:

Ke empat macam Huruf itu adalah Alif,Mim,Ya dan Nun. Yang di singkat menjadi " AaMiiN". Maka barang siapa mengucapkan AaMiiN seperti membaca 4 buah kitab - kitab yang di sebutkan di atas,yaitu Taurat,Zabur,Injil dan Al-Qur'an.

1. Maka dikatakannya bahwa Huruf Alif tertulis di Tiang Arsy ALLAH
2. Huruf tertulis di Tiang Kursi,yaitu Huruf Mim.
3. Huruf Ya tertulis di Lauhil Mahfuzh.
4. Huruf Nun tertulis di Batang Qalam.

Maka barangsiapa mengucapkan AaMiiN, maka dengan Izin ALLAH dan dengan Kekuasaan-Nya keempat macam Makhluk itu bergerak dan secara otomatis dapat berkata-kata meminta Ampun ke Hadirat ALLAH Yang Maha Kuasa untuk orang yang mengucapkan AaMiiN itu

Semoga bermanfaat Hikmah Mengucap AAMIIN.

sumber dari media online yang diolah.
  • Rasulullah saw tidak memiliki pola makan yang pasti, seperti sehari 2 x atau 3 x.
  • Kadang, Jika ada makanan beliau makan, jika tidak beliau akan berpuasa.
  • Jika berpuasa, beliau sering menyambungnya sampai malam (puasa wishal)
  • Jikapun makan, maka lebih sering lauknya sangat sederhana, air dan kurma, atau roti dan cuka dan labu.
  • Jika beliau makan enak, roti dan daging misalnya, maka beliau akan mengundang orang untuk makan bersama.
  • Sebagai contoh kesederhanan, beliau pernah menggadaikan baju perangnya untuk ditukar gadai dengan 30 sha’ gandung. (1 sha’ = 2.75 Liter )

  • Berikut riwayat-riwayat yang menceritakan kesimpulan di atas :

—  Nu’man bin Basyir r.a berkata :
Bukankah kalian bisa makan dan minum sesuka hati kalian? Sungguh, saya pernah melihat Rasulullah saw. Tidak menemukan apa pun untuk mengisi perut beliau, bahkan tidak juga buah kurma yang buruk.
(HR Muslim, al-Tirmizi dan Ahmad) [1]
- Aisyah ra berkata :
Kami, keluarga Muhammad, pernah tidak menyalakan api (memasak makanan) selama sebulan penuh. Kami hanya makan kurma dan air.
(al-Bukhari dan Muslim)  [2]
- Anas ibn Malik ra. menceritakan bahwa :
Rasulullah SAW tidak pernah memakan roti sekaligus daging pada siang ataupun malam hari, kecuali bersama orang lain.
(HR. al-Tirmizi dan Ahmad) [3]
________
  1. Sahih Muslim, hadis no. 5277; Sunan al-Tirmizi, hadis no. 2294; Musnad Ahmad, hadis no. 17633.
  2. Sunan al-Bukhari, hadis no. 5977; dan Muslim, hadis no. 4280.
  3. Al-Syama’il al-Muhmammadiyah, hadis no. 377; Musnad Ahmad, hadis no. 13356.
Semoga Bermanfaat, Aamiin.

Sumber: http://pusatkajianhadis.com/pola-makan-rasulullah/

DO'A Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

(Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta ) .. Artinya
”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Keutamaan Do'a Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
(Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta )
”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. 
Barangsiapa mengucapkannya disiang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk syurga dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum shubuh maka dia termasuk penduduk syurga.” (HR. Al-Bukhari – Fathul Baari 11/97)
Semoga Bermanfaat, Aamiin.
10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN MEMBUSUK DI DALAM KUBUR, Subhaanallaah, di HR. Bukhari Muslim di uraiankan sebagai berikut:

 ~ 10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DI DALAM KUBUR ~

1). Para Nabi-Nabi

2). Para Ahli Jihad Fisabilillah

3). Para Alim Ulama menegakkan kalimah ALLAH.

4). Para Syuhada sentiasa memperjuangkan Islam.

5). Para Penghafal Al-Qur'an dan beramal dengan Al-Qur'an.

6). Imam atau Pemimpin yang Adil dalam menegak Syariat Allah.

7). Tukang Adzan yang tidak meminta habuan.

8. Wanita yang mati semasa melahirkan anak serta sentiasa taat pada perintah Allah.

9). Orang mati dibunuh atau dianiaya karena mempertahan Maruah dan Agama.

10). Orang yang mati di siang hari atau di malam Jum'at jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di atas dunia.

HR. Bukhari Muslim

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu

Ikhlas hadiah Allah kepada hamba yg mujahadah mendekat kepada Allah
Ikhlas buah dari tauhid yang kuat dan bersih
Ikhlas cendrung menyembunyikan amal
Ikhlas menjawab pujian dan hinaan dengan Doa
Ikhlas sangat suka muhasabah diri, nasehat dan dikoreksi
Ikhlas sabar tahan banting dalam Taat

Ikhlas siap diperintah dlm medan jihad sekalipun dan sbg apapun
Ikhlas kuat sekali ittibaur Rasulnya
Ikhlas marah bencinya krn Allah

Ikhlas senang kalau saudaranya meraih rizki atau keistimewaan
Ikhlas sumber kemuliaan akhlak, sabar, syukur, wara', zuhud, qonaah Ikhlas lebih memilih keridhoan Allah daripada ridho manusia
Ikhlas tidak mudah marah krn dia memahami semua keputusanNYA
Ikhlas karunia terbesar dari Allah untuk hambaNya
Ikhlas hamba Allah yang paling bahagia "Assaiid"
Ikhlas memahami lillaahi, fillaahi wa ilallaahi.

Ikhlas buah dari ihsan, merasakan tatapan dan kehadiran Allah
Ikhlas kunci berkah, rizki berkah, rumah tangga berkah semakin lama semakin bahagia dan semua aktivitas berkah. Allahumma ya Allah jadikanlah kami hamba hambaMu yang Kau ampuni dan Kau ridhoi...aamiin.

" Ikhlas " 

Selamat Datang Bulan Ramadhan 1434 H - 2013 Marhaban Yaa Ramadhan



Marhaban ya Ramadhan. Dengan segala kerendahan hati, kami haturkan mohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf.. Selamat datang bulan suci Ramadhan 

1434 H - 2013




Di Dalam AlQuran pada pertengahan surah al-Maarij ditegaskan, 
Bahwa sesungguhnya manusia itu diciptakan bersifat galau lagi keluh kesah, kecuali sembilan golongan, yaitu orang-orang yang melaksanakan shalat, orang-orang yang terhadap hartanya telah disediakan bagian tertentu (zakat) atau hak yang telah ditetapkan untuk orang-orang miskin, baik yang meminta atau pun yang tidak meminta, orang-orang yang meyakini hari kiamat, orang-orang yang takut terhadap azab Allah, orang-orang yang memelihara kemaluannya dari perbuatan keji, orang-orang yang mampu menjaga dan menunaikan amanat dan janji-janjinya, orang-orang yang memberikan kesaksiaannya dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah golongan penghuni surga lagi di muliakan. (QS. Al-Maarij[70]:19-35).
Dalam AlQuran pada (QS al-Maidah [5]: 6).
Allah SWT berfirman, 
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. Dan, jika kamu junub, mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu supaya kamu bersyukur.” (QS al-Maidah [5]: 6).
Dalam ayat ini, Allah SWT mensyariatkan wudhu bagi kaum Muslim ketika hendak melakukan shalat adalah untuk mensucikan dan membersihkan jiwa mereka. 

Wudhu juga membersihkan diri dari dosa dan kesalahan yang dilakukan anggota badan. 

Rasulullah saw juga menjelaskan,
bekas berwudhu pun akan menjadi saksi bagi orang-orang yang melakukannya. Yaitu, dengan bersinarnya bekas-bekas anggota badan yang dibasuh dan dicuci ketika berwudhu.
Dari Abu Hurairah, ia berkata,
 Saya mendengar Nabi bersabda, Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan wajah, tangan, dan kaki yang bercahaya karena bekas-bekas air wudhu mereka. Maka, barang siapa di antara kalian yang dapat menambahkan cahayanya maka hendaklah ia lakukan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga Marhaban Ya Ramadhan 

Adzan 

Adzan merupakan panggilan (seruan) kepada umat muslim sedunia untuk segera meninggalkan segala macam bentuk aktifitas yang bersifat duniawi untuk segera menghadap Allah SWT yaitu melaksanakan sholat wajib 5 waktu tepat apalagi pada bulan suci ramadhan di indonesia saat mau berbuka puasa raadhan sangat-sangat ditungguh kedatangannya buka. Jadi Ada tujuh kalimat adzan yang biasa diucapkan oleh seorang muazzin:


Allahu Akbar. Kalimat ini mengandung arti menyerukan kepada umat muslim ketika ingin mencapai kemenangan dimulai dengan menyebut nama Allah Yang Maha Besar. Ingatlah bahwa ada zat Yang Maha Besar yang selalu membantu dan menolongnya dalam mencapai segala maksud dan tujuan. Memulai segala sesuatu dan meyakini bahwa Allah Maha Besar, maka akan berdampak pada rasa percaya diri dalam diri seorang hamba, dan tidak akan takut terhadap apapun di dunia kecuali takut kepada Allah SWT. 

Asyhadu Alla Illaha Illallah, bahwa tiada tuhan yang berhak di sembah selain Allah SWT. Ungkapan ini memberikan panduan kepada seseorang yang hendak memulai sesuatu agar memurnikan niatnya karena Allah, dan apapun yang dilakukannya adalah untuk tujuan ibadah. Sebab, tidak ada satupun pekerjaan yang dikerjaan manusia, kecuali bernilai ibadah. 

Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah, berarti memberikan petunjuk kepada manusia untuk mencontoh dari teladan Nabi Muhammad SAW. Manusia diperintahkan untuk menjadikan beliau panutan dan teladan dalam setiap aktifitas serta perbuatannya untuk mencapai kesuksesan. 

Hayya Alash Shalah, artinya sebagai panggilan untuk segera melaksanakan shalat dan memberikan arahan kepada setiap yang akan memulai sesuatu, bahwa hendaklah mengawalinya dengan ibadah shalat. Ibadah akan mendatangkan keridhaan Allah kepada seseorang, dan jika Allah sudah meridhainya tentulah semua keinginanya akan terwujud dengan sempurna dan kesuksesan dengan mudah akan diraih. Shalat sebagai salah satu bentuk zikir kepada Allah, adalah hal yang bisa mendatangkan ketenangan jiwa bagi pelakunya. Jika seseorang bekerja dengan hati yang tenang dan fikiran yang jernih, tentulah kesukesan akan mudah diraih.

Hayya ‘Alal Falah, ini artinya ajakan sebagai tujuan akhir dari usaha manusia, yaitu kesuksesan. Akan tetapi, kesuksesan ini baru akan diperoleh jika sebelumnya di awali dengan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu memulai dengan nama Allah, memurnikan niat untuk ibadah, mencontoh yang terbaik (Rasulullah), serta mengawalinya dengan ibadah (Shalat). Jika hal itu sudah dipenuhi maka akan terealisasi dengan bukti yang nyata (sukses), bahwa Islam itu rahmatan lil 'alamin.

Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Dengan ungkapan Allah Maha Besar setelah meraih kemenangan, akan menyadarkan manusia bahwa kesuksesan dan keberhasilan yang diperolehnya adalah berkat bantuan dan pertolongan Allah SWT. Tidak satupun yang bisa terwujud di alam ini tanpa izin dari Allah. Karena Dialah yang besar yang membantu dan menolong. Pengakuan ini, akan menjadikan manusia untuk selalu rendah hati dengan keberhasilannya, dan tidak berubah menjadi manusia yang angkuh dan sombong. 

Laa Ilaaha Illallah (tiada yang berkah disembah selain Allah). Bahwa kesuksesan yang diraih seorang manusia harus benar-benar dipergunakan untuk tujuan ibadah kepada Allah. Saat ini banyak manusia setelah mencapai kesuksesan lupa diri bahkan melupakan Tuhannya sehingga hal ini tidak mendatangkan manfaat kepada sesama manusia lainnya. Oleh karena itu makna dari kalimat di atas ini, diharapkan bahwa kesuksesan yang sudah diraih dapat memberikan manfaat bagi pemiliknya agar menjadi manusia yang berguna, bermanfaat serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT caranya melalui ibadah dari segi kuantitas dan kualitas. 

Ingatlah bahwa segala kemenangan itu jangan sampai melupakan Tuhan, karena kemenangan itu berkat bantuan dan pertolongan-Nya. "Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah." (al-Anfal: 10).


Tips ini sangat bermanfaat anda ketahui, untuk menyambut datangnya bulan puasa ramadhan yang sangat ditungu kedatangan, yaa ramadhan apa yang dapat anda lakukan ? ini Tips Pengaturan Anggaran Belanja Bulan Ramadhan :
1. Pengaturan Anggaran Belanja Rumah Tangga
Anggaran bulan Juli sampai dengan Agustus ini disesuaikan dengan keperluan yang bisa jadi bakal lebih besar di belanja makanan. Jika biasanya belanja kebutuhan makanan Rp 300.000 per minggu, maka untuk bulan ini disesuaikan menjadi Rp 400.000 per minggu. Supaya pengeluaran masih tetap dalam anggaran belanja , sungguh bijaksana apabila terdapat pos lain yang anggarannya dikurangi. Misalnya anggaran untuk makan di luar di akhir pekan dikurangi. Jika setiap akhir pekan dianggarkan Rp 150.000 per minggu maka hilangkan saja anggaran ini dan masukkan Rp 100.000 per minggu untuk belanja makanan. Sementara sisanya Rp 50.000 x 4 = Rp 200.000 dapat digunakan sebagai belanja untuk sumbangan ta’jil ke tempat ibadah di lingkungan sekitar kita.
2. Persiapan Belanja Bahan Makanan
Harga bahan makanan selama bulan puasa biasanya akan naik, terutama ketika mendekati Lebaran. Hal ini tidak dapat dihindari ketika kenyataannya bahan-bahan tersebut memang selalu harus ada, seperti gula pasir, gula merah, tepung terigu, beras, telur, mentega, dan sebagainya. Baik sekali apabila kita mulai mencicil untuk belanja bahan-bahan tersebut. Siapkan tempat penyimpanan yang baik agar kualitas bahan tetap bagus, terhindar dari binatang seperti tikus, semut atau  kecoa serta diletakan dengan rapi.
Siapkan lauk kering seperti kering tempe, kering kentang, abon sapi, abon ayam dan lain sebagainya. Selain praktis, juga bisa menghemat sebagai cadangan di saat kita tidak sempat menyiapkan lauk untuk sahur atau sebagai variasi menu berbuka. Jenis lauk tersebut jika pengolahannya baik bisa tahan sampai 2 minggu atau bahkan lebih. Dengan sudah tersedianya lauk kering, bagi ibu-ibu yang punya bisnis tambahan selama Ramadhan bisa sedikit terbantu untuk tidak selalu memasak setiap saat, sehingga dalam mengelola bisnisnya lebih lancar.
3. Zakat Fitrah dan Zakat Maal
Tidak ada salahnya melebihkan pemberian dana zakat fitrah, kemudian segera dibayarkan ketika menginjak bulan Ramadan pada saat belanja beras bulan Juli ini. Ada sebagian orang yang mengeluarkan zakat Maal-nya pada saat Ramadhan. Bagi Anda yang mempunyai anggaran rutin untuk zakat maal, Anda dapat segera membayarkannya ke Badan Amil Zakat. Dengan begitu, zakat Anda dapat disalurkan dengan segera kepada yang berhak menerima.
4. Bingkisan Lebaran
Sebagian dari kita mungkin ada juga yang setiap Lebaran memberikan bingkisan kepada orang tua, kerabat, atau teman-teman. Belanjalah barang-barang bingkisan tersebut sebelum Ramadan. Selain lebih  murah dan leluasa, membeli bingkisan saat berpuasa mungkin akan lebih melelahkan karena pusat perbelanjaan belum sepenuh di saat bulan Ramadan atau menjelang Lebaran. Jangan lupa juga belanja bingkisan untuk tim kita apabila Anda adalah seorang leader. Anggaran untuk kebutuhan ini dapat diambil dari dana yang sudah disisihkan beberapa bulan lalu atau bisa dari akumulasi sisa dana cadangan bulan-bulan sebelumnya.
Sungguh bijaksana apabila sudah menyisihkan sebagian pendapatan sebagai dana Hari Raya yang dipersiapkan sejak dari beberapa bulan yang lalu. Kini saatnya melihat seberapa banyak dana yang telah terakumulasi. Dengan mengetahui besaran dana hari raya, maka akan lebih mudah dalam merancang acara selama libur Lebaran nanti. Menyusun rencana sebaiknya disesuaikan dengan budget yang tersedia karena kita mesti bijak menyikapi dalam membuat rencana menghadapi Lebara. Namun yang terpenting adalah kekhusyukan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Tradisi di indonesia sebagai ungkapan kegembiraan menyambut bulan suci Ramadan dengan Tips Pengaturan Anggaran Belanja Bulan Ramadhan diharapkan semoga anda bergembira menjalankan ibadahnya. sebab semuanya sudah dipersiapkan sebelumnya.

Marhaban Ya Ramadhan Dan Setiap Habis Ramadhan aku rindu pada mu..yaa  Ramadhan.

Marhaban Ya Ramadhan

Haddad Alwi feat. Anti

Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam

Selamat Datang Ramadhan
Bulan Penuh Ampunan
Selamat Datang Ramadhan
Bulan Penuh Ganjaran

Mari Kita MenYambut Dengan Hati Gembira
Mari Kita MenYambut Dengan Hati Bahagia
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam

Allah Jadikan Ramadhan Bulan Penuh Berkah
Allah Jadikan Ramadhan Bulan Penuh Rahmah

PerbanYaklah Ibadah
Jangan Lupa Dedekah

PerbanYaklah Tadarus
Jangan Lupa Shalawat

Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam

Selamat Datang Bulan Yang Siang HarinYa Mulia
Selamat Datang Bulan Yang MalamnYa Pun Mulia
Nafas dan Tidur Kita Pun Mendapat Pahala
Dosa Pun Diampuni Doapun Diterima

Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam

Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam

Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam
Marhaban Ya SYahro Ramadhan Ya SYahro Syiam


Bismillah

by Opick

Bismillah yaa rohman yaa rohiim 2x

Bismillah mula-mula Bismillah yang mengawali
Bismillah akan membuatmu bahagia
Dengan Bismillah hatikan terjaga
Lalu keberkahan menaungi kita

Bismillah dan melangkah Bismillah lalu bekerja
Bismillah di dalam hatiku tenang
Karena semua adalah milikNya
Bahkan nafas adalah kemurahanNya

Bismillah yaa rohman yaa rohiim 4x

Terkadang hidup dalam sepi hati
Karena jiwa yang rindu tuk kembali pada Alloh

Bismillah mula-mula Bismillah yang mengawali
Bismillah akan membuatmu bahagia
Dengan Bismillah hatikan terjaga
Lalu keberkahan menaungi kita

Bismillah dan melangkah Bismillah lalu bekerja
Bismillah di dalam hatiku tenang
Karena semua adalah milikNya
Bahkan nafas adalah kemurahanNya

(Bismillah yaa rohman yaa rohiim)

Dengan namaMu yaa Alloh
Dengan namaMu yaa Rohman
Dengan namaMu yaa Robbi
Dengan namaMu..namaMu..yaa Robbi..yaa Robbi
Dengan namaMu melangkah
Dengan namaMu di hati
Dengan namaMu kumelangkah
Dengan namaMu Alloh.. Alloh.. Alloh..


Doa Bertaubat

by Alif 
Robbanaa ya Robbanaa
Dzolamnaa anfusanaa
Wa illam tagfir lanaa
Wa tarhamnaa lanakunanna
Minal khoosiriin

Robbana ya tuhan kami
Kami telah menyiksa diri
Bila tak Kau ampuni
Tak Kau sayangi
Jadilah kami orang yang merugi

Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat
By Alif (Album: Senandung Dzikir)

Ya Alloh Tuhan kami
Berkahi kami rahmat
Di dunia dan di akherat
jauhkan kami dari neraka

Ya Alloh kabulkanlah
Doa kami

Ya Rasul

by Opick feat. Wafiq Azizah 

Ya nabi Alloh
Ya rosulalloh
Ya habibulloh
Ya nabi ya nabi

Ya nabi Alloh
Ya rosulalloh
Ya habibulloh
Ya Muhammad

Ya rosulalloh
Ya Muhammadku
Rindu kami padaMu
Rindu cahaya wajahMu

Ya rosulalloh pemimpinku
Semoga rahmad tercurah
Senantiasa padaMu

Salam ya rasululloh(salamunalaih)
Salam ya habibillah(salamunalaih)
Salam ya Muhammad

Ya nabi salam alaika
Ya rosul salam alaika
Ya habib salam alaika
Sholawatulloh alaika
(diulang 2x)

Ya nabi ya nabi ya nabi

Ya rosullalloh Muhammadku
Rindu kami padamu rindu cahaya wajahMu

Salam ya rasululloh(salamunalaih)
Salam ya habibillah(salamunalaih)
Salam ya Muhammad

Ya nabi salam alaika
Ya rosul salam alaika
Ya habib salam alaika
Sholawatulloh alaika
(diulang 2x)

Ya nabi ya nabi


Setiap Habis Ramadhan

OLEH: Bimbo

Setiap habis Ramadhan
Hamba rindu lagi Ramadhan
Saat - saat padat beribadah
Tak terhingga nilai mahalnya

Setiap habis Ramadhan
Hamba cemas kalau tak sampai
Umur hamba di tahun depan
Berilah hamba kesempatan

Setiap habis Ramadhan
Rindu hamba tak pernah menghilang
Mohon tambah umur setahun lagi
Berilah hamba kesempatan

Reff:
Alangkah nikmat ibadah bulan Ramadhan
Sekeluarga, sekampung, senegara
Kaum muslimin dan muslimat se dunia
Seluruhnya kumpul di persatukan
Dalam memohon ridho-Nya



ramadhan-indonesiaAda beberapa tips dan nasehat yang bermanfaat ini, Tips Agar Rezeki Lancar, Mudah dan Berkah. langsung dibaca saja gratis kok.


1.SenantisabBertawakal dan hanya berharap kepada Allah

Dengan tawakal, maka seseorang  akan dikaruniai rasa kaya oleh Allah SWT. Meski mungkin tidak berlebih, tapi ada perasaan kaya dalam hati. Firman-Nya:

"Barang siapa bertawakal kepada Allah (SWT), niscaya Allah (SWT) mencukupkan (kebutuhannya)." (At-Thalaq: 3)

Nabi s.a.w. bersabda:
"Seandainya kamu bertawakal kepada Allah (SWT) dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan sore hari telah kenyang." (Riwayat Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al -Hakim dari Umar bin al-Khattab ra).

2. Memperbanyak Istighfar

Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah (SWT), yang menjadi sebab Allah (SWT) berbelas kasih pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba.

Sabda Nabi saw: "Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah (SWT)  akan menghapus segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka." (Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa'i, Ibnu Majah dan al -Hakim dari Abdullah bin Abbas ra)

3.Tinggalkan perbuatan dosa

Istighfar tidak laku di sisi Allah (SWT) jika masih buat dosa. Dosa bukan saja membuat hati resah, bahkan bisa menutup pintu rezeki. Sabda Nabi s.a.w. :

"... Dan seorang pria akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang dibuatnya." (Riwayat at-Tirmidzi)

4.Berzikir dan selalu ingat Allah (SWT)

Banyak ingat Allah (SWT) membuat hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah (SWT) berikan kepada orang beriman. Firman-Nya:

"(Yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah (SWT). Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah (SWT) hati menjadi tenteram. "(Ar-Ra'd: 28)

5.Berbakti dan mendoakan orang tua

Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah s.a.w. berpesan agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, harus berbakti kepada orangtua dan menyambung tali kekeluargaan. Beliau s.a.w. juga bersabda:

"Siapa berbakti kepada orang tuanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah (SWT) akan memperpanjang umurnya." (Riwayat Abu Ya'ala, at-Thabrani, al-Asybahani dan al-Hakim)

Mendoakan orang tua juga menjadi sebab mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Nabi saw :

"Bila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya niscaya terputuslah rezeki (Allah (SWT)) darinya." (Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)

6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah

Berbuat baik kepada orang yang lemah ini termasuk berbakti dan membuat senang orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga istri dan anak-anak yang masih kecil. Sabda Nabi s.a.w. :
"Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu." (Riwayat Bukhari)

7. Tunaikan hajat orang lain

Menunaikan hajat orang menjadi sebab Allah (SWT) melapangkan rezeki dalam bentuk tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Nabi saw:

"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah (SWT) akan menunaikan hajatnya" (HR Muslim)

8. Perbanyaklah bershalawat

Ada hadis yang menganjurkan bershalawat jika hajat atau cita-cita tidak tercapai. Karena shalawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesulitan serta memperluas rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat. Wallahu a'lam.

9. Banyak berbuat kebaikan

Ibnu Abbas berkata:
"Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya pada hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Sedangkan kejahatan pula bisa menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya. "

10.Bangun pagi lebih awal (Jangan tidur sampai siang)

Menurut Rasulullah saw, Allah SWT membagikan rezekinya pada waktu pagi. Maka memulai aktifitas sesudah sholat subuh berjamaah sangat baik dilakukan. Ada banyak manfaat juga yang bisa didapatkan dari bangun lebih pagi ini dalam kesehatan. Ingat, kesehatan juga adalah rejeki yang tiada terkira.

11.Menjalin silaturrahim

Nabi s.a.w. bersabda:
"Barang siapa ingin dilapangkan rizkinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi atau menyambung silaturahmi." (Riwayat Bukhari)

12.Selalu berada dalam kondisi berwudhu

Seorang Arab Badui menemui Rasulullah s.a.w. dan meminta petunjuk mengenai beberapa hal termasuk mau dimurahkan rezeki oleh Allah (SWT). Beliau s.a.w. bersabda:
"Sentiasalah berada dalam kondisi bersih (dari hadas) niscaya Allah (SWT) akan memurahkan rezeki." (Diriwayatkan dari Sayidina Khalid al-Walid)

13.Selalu Bersedekah

Sedekah mengundang rahmat Allah (SWT) dan menjadi sebab Allah (SWT) membuka pintu rezeki. Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam:

"Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah (SWT) Azza Wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang memperbanyak pemberian kepada orang lain, niscaya Allah (SWT) memperbanyak baginya. Dan siapa yang Menyedikitkan, niscaya Allah (SWT) Menyedikitkan baginya. "(Riwayat ad-Daruquthni dari Anas ra)

14.Selalu bangun shalat malam (tahajud)

Ada keterangan bahwa melaksanakan shalat tahajjud memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang terpercaya dan dihormati orang dan doanya dikabulkan Allah (SWT)

15.Selalu menunaikan Shalat Dhuha
Amalan shalat Dhuha yang dilakukan waktu orang sedang sibuk dengan urusan dunia (aktivitas harian), juga memiliki rahasia tersendiri. Firman Allah (SWT) dalam hadits qudsi:

"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya." (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

16.Bersyukur kepada Allah (SWT)

Syukur artinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah (SWT). Lawannya adalah kufur nikmat. Allah (SWT) berfirman:
"Sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, niscaya Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku sangat keras. "(Ibrahim: 7)

Firman-Nya lagi:
"... Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (Ali Imran: 145)

17.Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran tertentu

Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma'ul husna selain menenangkan, menjenihkan dan melunakkan hati, juga mengandung fadilah khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan rezeki.

Misalnya, dua ayat terakhir surat at-Taubah (ayat 128-129) jika dibaca secara konsisten tujuh kali setiap kali lepas solat, dikatakan bisa menjadi sebab Allah (SWT) lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.

Salah satu nama Allah (SWT), al-Fattah (Maha membukakan) dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika diwiridkan selalu; misalnya dibaca
"Ya Allah  ya Fattah" berulang-ulang, diiringi doa: "Ya Allah (SWT), bukalah hati kami untuk mengenali-Mu, bukalah pintu rahmat dan ampunan-Mu, ya Fattah ya` Alim. "
Ada juga hadis menyebut, siapa amalkan baca surat Al-Waqi'ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kemiskinan. Wallahu a'lam.

18.Selalu berdoa dan meminta pertolongan dari Allah

Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah (SWT), penuh bergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya. Dalam al-Quran, Allah (SWT) menyuruh kita meminta kepada-Nya, niscaya Dia akan perkenankan.

19.Berusaha dan berikhtiar sebaik-sebaiknya

Siapa berusaha, dia akan mendapatkan. Siapa menamam dia akan menuai. Ini sunnatullah. Dalam satu hadis sahih dikatakan bahwa Allah (SWT) memberikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tapi agama hanya Allah (SWT) berikan kepada orang yang dicintai-Nya saja. (Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim).

Bagi orang beriman, tentu dia harus mencari sebab-sebab yang bisa membawa kepada murah rezeki dalam lingkup yang luas. Misalnya, ingin tenang dibacanya Quran, ingin dapat anak yang baik dididiknya sejak anak masih  dalam kandungan, ingin sehat dijaganya makanan dan makan yang baik dan halal, ingin dapat tetangga yang baik dia sendiri berusaha jadi baik, ingin rezeki barokah dijauhinya yang haram, dan sebagainya .

20. Jangan sekali-kali lupa untuk menunaikan ibadah kepada Allah

Walau sesibuk apapun anda, pastikan anda selalu menunaikan perintah-perintah Allah. Beribadah kepada Allah, maka insyaAllah pasti diri kita akan dimurahkan rezeki.

Allah (SWT)  tidak akan menyia-nyiakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam hadis qudsi:

"Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu. "(Riwayat Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah ra)

Semua yang disebutkan di atas adalah amalan yang bisa membuat diri kita lebih ber takwa. Dengan takwa, Allah (SWT) akan memberi "jalan keluar (dari segala hal yang menyusahkan), dan memberinya rezeki dari jalan yang tidakterduga-duga." (Lihat At-Talaq: 2-3)

Demikian, semoga dengan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT rezeki kita akan dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah SWT. Aamiin..3x. semoga bermanfaat.

Alhamdulilah, Bulan Ramadhan Yang penuh Berkah, Rahmat dan Ampunan Insya Allah Akan segera Datang SAMBUTLAH dengan Penuh Gembira dan Ceria serta persiapankan diri dengan ilmu dan Hati yang Bersih

DAPAT GRATIS PERNUM->NOMOR PRIBADI CANTIK FAVORIT MU * Join DAPAT GRATIS PERNUM HARI INI

Pengucapan Yang Benar Kata ..
1. ”AMIN” (alif dan mim sama-sama pendek), artinya AMAN, TENTRAM
2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek), artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN
3. ”AMIIN” (alif pendek & mim panjang), artinya JUJUR TERPERCAYA
4. “AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang), artinya YA TUHAN, KABULKANLAH DOA KAMI